Program Pelatihan Outbond
PRAKATA
Kerasnya persaingan dunia usaha menuntut organisasi atau perusahaan, agar memiliki Sumber Daya Manusia yang handal serta sanggup menyelesaikan tantangan. Untuk itu diperlukan pemahaman atau tugas dan wewenang yang harus diselesaikan baik oleh seorang atasan (Pemimpin) dan bawahan (Karyawan) agar misi dan visi perusahaan dapat tercapai.
TIM merupakan hal yang luar biasa ; Tidak ada tugas yang terlalu besar, Tidak ada prestasi yang terlalu hebat , Tidak ada mimpi yang terlalu jauh untuk dijangkau bagi sebuah tim. Atau dengan kata lain, dibutuhkan kerja tim untuk membuat impian tercapai.
Dengan berpikiran pada hal tersebut di atas, kami dari BLUE BETANG Divisi Outbound telah membuat suatu program pelatihan yang lebih menitik beratkan pada pengembangan :
PERSONAL EFFECTIVENESS PROGRAM :
Program pengembangan diri agar peserta pelatihan menjadi pribadi yang efektif. Dengan mengenali kekuatan dan kelemahan pribadi, serta berorientasi pada pola pikir prestatif.
EFFECTIVE TEAM BUILDING PROGRAM :
Program pelatihan agar karyawan menjadi “Team Player “ yang handal.
Program pelatihan yang berparadigma bahwa pimpinan yang berkualitas tidak hanya “memimpin” di depan tapi juga memimpin “secara pandangan, pemikiran dan pengetahuan”.
Dengan metode pembelajaran “Experiental Learning” diharapkan peserta akan dapat mengevaluasi tindakan, selanjutnya menentukan tujuan yang akan dicapai dengan memprediksi kemungkinan yang akan terjadi. Peserta akan dihadapkan dengan keadaan yang nantinya dapat diimplementasikan dalam kehidupan sehari-hari dan juga membuat pemahaman terhadap suatu permasalahan akan semakin tinggi sehingga implementasinya juga semakin mudah.
Selain program-program pelatihan yang telah baku, kami juga menyediakan paket pelatihan berdasarkan “main goal” suatu perusahaan, yang kemudian akan didesign suatu pelatihan yang sesuai dengan tujuan tersebut. Pelatihan ini akan banyak menggunakan alam bebas sebagai medianya. Para peserta akan mempelajari semua materi dari kegiatan atau games yang akan diadakan di alam terbuka.
Program ini akan dilakukan dengan komposisi 70 % di alam terbuka dan 30 % diskusi kelompok (group discussion) sebagai penunjang dari setiap kegiatan. Pendekatan dengan aktifitas outdoor dapat mengakomodasi pembelajaran model orang dewasa yaitu belajar dari apa yang dialami (action), dimana praktisasinya dihubungkan (Reflection ) dengan permasalahan hidup sehari-hari.
METODE PELATIHAN
Dasar pendekatan untuk pelatihan ini, adalah Pembelajaran Model Orang Dewasa (Adult Learning) dan Kegiatan Alam Bebas (Outdoor Activities).
Mengapa “OUTDOOR” ?
Pelatihan dengan media outdoor memberikan beberapa nilai tambah, metode ini terbukti efektif . karena berbeda dengan pelatihan dalam ruang (indoor) yang konvensional dan hanya menyentuh aspek kognisi saja.
Ruang terbuka (Outdoor) merupakan media atau prasarana yang memberikan keleluasaan baik pada gerak fisik (psikomotorik), maupun emosi (afeksi) dan berpikir (kognisi) bagi pesertanya.
Sedangkan Metode Pembelajaran Orang Dewasa dipilih karena orang dewasa dalam belajar memiliki beberapa ciri, antara lain :
Ø Tidak menyukai suasana yang formal, karena suasana yang formal dalam belajar mengekang proses berpikir. Sedangkan bila suasananya informal dapat terjadi pertukaran ide secara luas.
Ø Orang dewasa selalu ingin memecahkan masalah, aktifitas diluar ruang selalu memiliki problema yang menantang untuk dipecahkan.
Ø Orang dewasa akan mengalami kemajuan bila menghadapi masalah-masalah yang nyata dan dapat mempraktekkan apa yang dimilikinya untuk memecahkan masalah tersebut.
Ø Orang dewasa selalu mencari manfaat dari apa yang dialaminya.
COMPANY OUTING PLUS
BLUE BETANG Outbound menawarkan kegiatan tamasya perusahaan yang dikemas dalam bentuk permainan yang sifatnya mengandung nilai-nilai pembelajaran. Program ini dapat dirancang sesuai dengan keinginan perusahaan anda, baik lokasi (indoor ataupun outdoor) maupun lamanya waktu pelaksanaan.
Program berisi serangkaian aktifitas Outdoor ringan yang menstimulasi peserta untuk bisa saling kenal, bekerjasama dengan menyenangkan. Aktifitas yang dilakukan mengandung unsur Team & Personal Development serta Leadership. Aktifitas yang menyenangkan dan menarik adalah “katalis” bagi peningkatan motivasi dan partisipasi seseorang, dimana motivasi yang tinggi dan partisipasi yang aktif adalah karakterisitik orang yang produktif.
Aktifitas outdoor memiliki potensi untuk mendobrak dinding kekakuan yang membatasi dirinya untuk berinteraksi dengan orang lain. Hal inilah yang akan mendorong peningkatan motivasi dan partipasi karyawan setelah kembali lingkungan kerjanya. Setelah melaksanakan kegiatan ini peserta program diharapkan dapat menciptakan suasana kerja yang lebih baik, meningkatkan rasa kebersamaan dan kekompakkan.
FAMILY GATHERING PROGRAM
Disamping COMPANY OUTING PLUS kami menawarkan acara liburan karyawan beserta keluarganya. Program ini sangat bermanfaat untuk mempererat hubungan sesama karyawan dan keluarga karyawan. Program ini juga bertujuan sebagai sarana refreshing setelah bekerja di kantor. Diharapkan setelah kegiatan ini dapat tercipta suasana kerja dan hubungan yang lebih baik dan mantap. Program berisi hiburan dan permainan yang menyenangkan bagi keluarga dan aktifitas yang melibatkan suami / istri serta aktifitas yang menarik untuk anak.
WAKTU
Program standar yang kami tawarkan berkisar 1 sampai dengan 3 hari. Lokasi maupun lama kegiatan dapat disesuaikan dengan pilihan anda.
STUDENT PROGRAM - Liburan Alternatif
Berlibur ke alam menjadi alternatif bagi anak-anak maupun siswa sekolah untuk mengisi waktu liburan sekolah dan sangat populer saat ini. Tidak sekedar berlibur, program Liburan Alternatif yang di rancang juga sebagai sarana edukasi bagi anak-anak. Diharapkan saat berlibur anak-anak bisa mengeksplorasi alam dan berinteraksi dengan teman-temannya secara lebih akrab, melalui aktifitas-aktifitas yang menarik dan fun.
TUJUAN PROGRAM
Ø Meningkatkan rasa percaya diri.
Ø Membuka wawasan baru dalam berinteraksi dengan lingkungan sosial dan bekerjasama dengan orang lain.
Ø Memberikan pengalaman untuk mandiri dan menyelesaikan masalah.
Ø Meningkatkan kemampuan kreatif dalam memecahkan masalah.
Ø Belajar untuk berkomunikasi secara efektif.
GAMBARAN PROGRAM
Ø Media kegiatan yang digunakan adalah aktifitas luar ruang, berupa permainan yang bersifat fun & challenging disesuaikan dengan memperhatikan kapasitas fisik serta usia peserta program.
Ø Karakteristik kegiatan juga disesuaikan dengan tujuan program liburan alternatif, agar dapat mengakomodasi media belajar.
Ø Kegiatan yang dilakukan mengikuti kaidah Safety Procedure, yang dijalankan mulai dari Briefing dan persiapan, latihan dan pelaksanaan aktifitas.
Ø Menggunakan Peralatan Standar yang berkualitas Internasional.
Ø Didampingi Instruktur yang berpengalaman dan memiliki kualifikasi sebagai “Outdoor Training Expert”.
Ø Serta Dokter pelatihan yang standby untuk konsultasi kesiapan fisik dan bantuan kesehatan.
HIGH ROPES COURSES
Using harnesses, helmets, cables, ropes and wooden beams strung 20 to 50 feet high among trees or poles, teams explore risk-taking, trust and coaching. Each moment is rich with discoveries, whether you’re climbing, simply encouraging others or “on belay.”
Participants appreciate the opportunity to interact with their teammates in a very different and powerful way. Our facilitators establish the context for each activity, monitor participant’s safety and help the team recognize valua blein sights through out the day.
The high ropes elements are up in the trees so the perceived risk is high, but actual risk is low . Participants walk across cable bridges, negotiate giant ladders or ride zip lines through the trees as they overcome personal fears and develop new self confidence.
LOW ROPES COURSES
Using cables, ropes and wooden beams strung among trees or poles, teams explore risk taking, leadership, communication, problem-solving and coaching during this adventure, with a focus on collaboration.
The low ropes elements are close to the ground so the perceived risk is low, but still challenging to complete. Participants walk tightropes, negotiate obstacles, climb walls, and pass teammates through a giant web.
Participants gradually expand their comfort zones (sometimes dramatically) and recognize fears that may block personal and professional achievement. Each challenge draws upon team members to actively support each other.